Kepahiang – radarpublik.id sungguh malang nasib yang menimpa seorang ibu rumah tangga yang berasal dari kelurahan keban agung Kepahiang, bagaimana tidak, ia dibuang suaminya didesa tebat monok Kepahiang, beruntung ibu rumah tangga tersebut diselamatkan dan dibawa ke salah satu rumah warga, lalu setelah berkomunikasi cukup lama akhirnya salah seorang warga desa tebat monok Kepahiang melapor kepada pihak dinas sosial kabupaten Kepahiang.
Mendapatkan laporan dari warga, kepala dinas sosial kabupaten Kepahiang Helmi Johan,M.Pd didampingi salah seorang kepala bidang mendatangi rumah warga dimana IRT tersebut berada, sesampainya di lokasi, Helmi Johan langsung bertanya kepada IRT tersebut apa yang sebenarnya terjadi hingga ia di telantarkan suaminya begitu saja, IRT tersebut menjelaskan bahwa ia dibawa suaminya yang berinisial R dari rumahnya di keban agung ke Kepahiang, sesampainya di desa tebat monok Kepahiang ia dipaksa turun dari mobil oleh suaminya hingga terjatuh, kejadian ini disaksikan oleh warga setempat,
IRT ini juga menjelaskan bahwa sebelum kejadian tersebut ia dan suaminya sedang ribut rumah tangga yang berakhir dengan pengusiran dirinya dari rumah, “sebelumnya saya memang punya rencana mau pulang ke Belitung tapi belum kesampaian sehingga pas kejadian ribut itu dia antar saya kesini, ungkap IRT tersebut
Diketahui IRT tersebut berasal dari Bangka Belitung, ia juga menerangkan bahwa ia dan suaminya baru menikah selama tiga bulan, sebelumnya ia tinggal dan berkerja di serang bersama saudaranya, “saya disini baru tiga bulan dan saya belum tau ini daerah mana soalnya sejak sudah menikah kami lebih banyak menghabiskan waktu tinggal di kebun dan jarang keluar, ungkapnya
Setelah mendapatkan keterangan dari IRT tersebut kepala dinas sosial kabupaten Kepahiang bertanya kalau tujuan ibuk tersebut mau kemana dan IRT itupun meminta untuk diantarkan kembali kerumahnya di keban agung, sesaat setelah musyawarah kecil akhirnya kepala dinas sosial Kepahiang memutuskan untuk mengantar IRT tersebut kerumah ketua RT di keban agung dimana tepat IRT itu tinggal, sesampainya dirumah ketua RT 02 kelurahan keban agung kadinsos Kepahiang langsung menerangkan sedikit kronologis kejadian dan kadinsos juga menyerahkan IRT tersebut kepada ketua RT untuk dilakukan mediasi secara kekeluargaan. (Andikha)












